Buat Sistem Pemantau Kualitas Udara, Mahasiswa Unsera Raih Medali Emas Ajang Robotik Internasional
admin Agustus 25, 2023 ArticleJakarta – Medali emas dibawa pulang dari ajang International Modern Robotic Olympiad (IMRO) 2023 oleh dua mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera). Mereka memenangkan kategori lomba Internet of Things (IoT) Umum kontes robotik yang diselenggarakan oleh STKIP Modern kemudian Pemerintah Kabupaten Ngawi itu.
Dua mahasiswa itu adalah Mohamad Alvin Baist kemudian Fariza Syaqialloh. Keduanya adalah mahasiswa Prodi Sistem Komputer Unsera.
Alvin menjelaskan pada ajang itu, tim Unsera menciptakan sistem pemantauan kualitas udara berbasis WSN, MQTT Server lalu Algoritma K-means yang dimaksud terdiri dari sensor untuk mengukur parameter kualitas udara seperti kepekatan debu, gas (karbon dioksida), suhu dan juga kelembaban. “Data yang dimaksud diambil oleh sensor nantinya akan dikirim ke wadah Thnger.io melalui jaringan Wi-Fi serta akan di-clustering oleh Algoritma K-means agar parameter yang dimaksud muncul tak tercampur satu sejenis lain,” kata dia.
Sistem yang disebut juga dapat menimbulkan pengguna memantau kualitas udara secara real time melalui wadah Thnger.io yang dimaksud terhubung ke server. “Jika tingkat polusi melebihi batas yang tersebut ditetapkan, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna dan juga publik berbentuk pesan suara,” kata Alvin.
Untuk menimbulkan sistem itu, tim Unsera melalui proses yang mana cukup panjang, mulai dari rset mendalam terkait topik kualitas udara kemudian teknologi IoT, berlatih simulasi presentasi untuk mempersiapkan komunikasi ide secara efektif sampai observasi ke lapangan.
“Kami juga mengobservasi titik-titik yang digunakan mempunyai banyak polusi, seperti pusat kota Cilegon juga jalan Lingkar Selatan, serta mencari tahu tambang galian c kemudian phytochemical yang mana berpotensi menghasilkan polusi udara,” kata Alvin.
Dalam ajang itu, tim Unsera berhadapan dengan peserta dari 47 negara. Alvin mengakui menghadapi banyak saingan beratz terutama tim yang dimaksud juga mengembangkan solusi IoT untuk memantau lingkungan.
Meski begitu, tim Unsera mampu menampilkan kinerja yang mana impresif serta menunjukkan kompetensinya dengan mampu bersaing dan juga menjadi juara di tempat tingkat internasional. Ke depan, Alvin dan juga Fariza berencana akan mengembangkan sistem yang mana telah terjadi dibuatnya dengan menambahkan sensor tambahan lalu meningkatkan akurasi pengukuran.
“Dikarenakan alat yang digunakan dibuat masih dalam bentuk prototipe, maka masih butuh banyak evaluasi lagi,” kata Alvin.
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Daftar Ide Wedding Wishes, Simple tapi Berkesan
- Roadmap Implementasi Warehouse Management System: 5 Fase dan Titik Gagal yang Sering Diabaikan
- Penyebab Tarikan Gas Motor Ngempos dan Cara Mengatasinya
- Panduan Praktis Pemda: Membangun Rumah Sakit dan Akses Air Bersih di Tengah Keterbatasan Dana Fiskal
- Cara Memutihkan Gigi Kuning dengan Aman dan Efektif
Tinggalkan Balasan