Cuaca Panas Melanda Sepanjang Oktober, BMKG Prediksi November Mulai Pancaroba
admin Agustus 27, 2023 ArticleJakarta – Cuaca panas terus melanda Indonesia selama periode September–Oktober. Bahkan, suhu panas yang tersebut mencapai 37 derajat celcius terjadi hampir di tempat seluruh wilayah Indonesia. Peningkatan suhu rata-rata dari nilai suhu klimatologisnya merata di dalam seluruh wilayah Indonesia.
Pada bulan November, BMKG memperkirakan bahwa beberapa daerah di area Indonesia akan memasuki periode peralihan atau pancaroba, yang dimaksud akan menyebabkan kemungkinan munculnya hujan kemudian suhu udara yang digunakan lebih tinggi rendah di tempat daerah tersebut.
Jika merasa panas, artinya tubuh mengalami feel-like temperature atau apparent temperature. “(Itu) istilah yang tersebut digunakan untuk menggambarkan sensasi suhu yang mana dirasakan oleh manusia berdasarkan kombinasi suhu udara, kelembaban, juga faktor-faktor lain seperti kecepatan angin kemudian sinar matahari,” tutur Miming Saepudin, Kepala Kelompok Kerja Prediksi BMKG. Ia juga berharap publik menjaga stamina tubuh dan juga kecukupan cairan tubuh dalam kondisi cuaca panas.
Penyebab Suhu Panas Tinggi di area Indonesia
Secara umum, fenomena suhu panas yang tinggi terjadi oleh sebab itu dipicu oleh beberapa kondisi dinamika atmosfer. Seperti cuaca cerah dan juga minimnya pertumbuhan awan terutama pada siang hari. Selain itu, tingkat kelembapan udara yang mana rendah di dalam wilayah Indonesia juga turut andil dalam suhu panas ini.
Posisi matahari juga menjadi salah satu pemicu suhu panas saat ini. “Posisi semu matahari masih menunjukkan pergerakan ke arah selatan ekuator,” ucap Miming pada 18 Oktober 2023. Karena sebagian wilayah Indonesia berada di tempat area yang tersebut sama, maka wajar bila mendapat mendapatkan pengaruh dampak penyinaran matahari yang dimaksud relatif lebih besar intens dibandingkan wilayah lainnya.
Selain itu, suhu panas tinggi juga disebabkan oleh El Nino. El Nino adalah fenomena iklim yang mana dapat memengaruhi pola cuaca dalam berbagai wilayah. El Nino dapat menimbulkan dampak yang beragam di tempat seluruh belahan dunia. Di kawasan Amerika Latin, El Nino menyebabkan peningkatan curah hujan. Namun, di Indonesia El Nino menyebabkan berkurangnya curah hujan.
El Nino memicu terjadinya kondisi kekeringan lalu cuaca panas di tempat wilayah Indonesia dikarenakan otomatis musim kemarau berlangsung tambahan lama. BMKG memperkirakan kondisi El Nino masih akan berlangsung hingga akhir Oktober. Selanjutnya, pada bulan November akan terjadi transisi musim kemarau ke musim hujan.
ANANDA RIDHO SULISTYA | RIZKI DEWI AYU | YONVITER | KORAN TEMPO | ALIFYA SALSABILA NOVANTI
Pilihan editor: Cuaca Panas: Tips Beraktivitas di dalam Luar Ruangan dengan Aman
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Panduan Praktis Pemda: Membangun Rumah Sakit dan Akses Air Bersih di Tengah Keterbatasan Dana Fiskal
- Cara Memutihkan Gigi Kuning dengan Aman dan Efektif
- Tips Membeli Mukena Premium Original agar Tidak Salah Pilih Produk!
- Nonton Film Anime Kaya-chan Isn’t Scary, Diam-Diam Bikin Merinding
- Cara Mematikan Iklan di HP dengan Mudah dan Efektif
Tinggalkan Balasan