Pengalaman Saya Mengatasi Internet Lemot di Sekolah Lewat Solusi yang Sudah Saya Buktikan Sendiri di Rumah
admin Februari 10, 2026 ArticleMenjadi pengajar di era digital seperti sekarang ini, khususnya di sekolah sebesar SMAN 1 Cimahi, menuntut kami para guru untuk selalu akrab dengan teknologi. Mulai dari mengunggah nilai di e-Rapor, mencari bahan ajar di YouTube, sampai melaksanakan ujian berbasis digital. Namun, kendala klasik yang sering kami hadapi adalah koneksi internet di sekolah yang belum memadai untuk dipakai serempak oleh banyak guru dan staf.
Jujur saja, melihat kondisi tersebut, saya merasa harus berbagi pengalaman pribadi saya dalam mencari koneksi internet yang paling tangguh. Sebelum akhirnya mantap dengan pilihan sekarang, saya ini sudah kenyang melakukan eksperimen dengan beberapa provider di rumah saya.
Perjalanan Saya Mencari WiFi yang Tidak Mengecewakan
Awalnya saya menggunakan IndiHome. Sebagai provider yang sudah punya nama besar, saya pikir layanannya akan sangat stabil. Namun, kenyataannya saya seringkali terhambat oleh aturan FUP atau batas pemakaian wajar. Ketika saya harus mengunduh banyak materi video untuk siswa di tengah bulan, internetnya mendadak jadi sangat lambat. Hal ini tentu sangat mengganggu produktivitas saya sebagai guru.
Kemudian saya sempat mencoba Iconnet. Harganya memang cukup bersaing, tapi di daerah tempat saya tinggal, saya merasa kestabilannya masih kurang konsisten. Terkadang saat cuaca buruk atau di jam-jam sibuk, koneksinya sering putus-sambung. Sebagai orang yang butuh ketenangan saat bekerja dari rumah, hal ini membuat saya harus mencari alternatif lain.
Sampai akhirnya, saya memutuskan untuk memasang Megavision Paket Internet Only 100 Mbps. Dan hasilnya? Saya merasa ini adalah standar baru untuk internet rumah yang berkualitas.
Kenapa Saya Akhirnya Berani Menyarankan Megavision ke Sekolah?
Setelah merasakan sendiri kualitasnya selama beberapa bulan, saya memberanikan diri untuk memberikan masukan kepada pihak sarana prasarana di SMAN 1 Cimahi agar mempertimbangkan Megavision. Ada beberapa alasan kuat yang saya sampaikan berdasarkan pengalaman langsung:
Pertama, mengenai harganya yang sangat transparan. Untuk kecepatan sebesar 100 Mbps, biaya bulanannya hanya 299 ribu rupiah dan harganya flat, tidak berubah-ubah. Ini sangat penting untuk manajemen anggaran sekolah agar pengeluaran rutin tetap terukur. Apalagi, saat pemasangan kemarin saya mendapatkan gratis biaya instalasi, sebuah efisiensi yang tentu akan sangat disukai oleh pihak sekolah.
Kedua, yang paling krusial bagi sebuah instansi pendidikan: Beneran Unlimited tanpa FUP. Di sekolah, internet dipakai oleh puluhan orang secara bersamaan. Jika ada batasan kuota seperti provider lama saya, tentu di tengah bulan internet sekolah akan lumpuh. Dengan Megavision, saya sudah buktikan sendiri di rumah bahwa kecepatannya stabil 100 Mbps terus-menerus tanpa peduli seberapa banyak data yang sudah kita pakai.
Ketiga, kecepatan simetrisnya membuat proses unggah berkas administrasi sekolah yang ukurannya besar menjadi sangat cepat. Tidak ada lagi drama menunggu berjam-jam hanya untuk mengirim laporan ke dinas.
Harapan saya sederhana, jika sekolah bisa memiliki fasilitas internet yang mumpuni seperti yang saya rasakan di rumah, kualitas belajar mengajar di SMAN 1 Cimahi pasti akan meningkat pesat. Guru nyaman bekerja, administrasi lancar, dan sekolah pun makin maju. Untuk rekan-rekan pengajar atau staf sekolah lain di wilayah Cimahi dan sekitarnya, saya rasa paket 100 Mbps dari Megavision ini adalah solusi paling masuk akal yang bisa kita ambil saat ini.
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Pengalaman Saya Mengatasi Internet Lemot di Sekolah Lewat Solusi yang Sudah Saya Buktikan Sendiri di Rumah
- Bagaimana Teman Sebaya Membentuk Pola Pikir Anak (Investasi Sejak Dini untuk Masa Depan Remaja)
- Mengenal Epoxy dan PU Anti-Statik dan Pentingnya bagi Industri
- Ciri-Ciri Kemeja Muslimah Wanita yang Bahannya Premium!
- JNE Distribusikan Lebih Dari 500 Ton Bantuan dari #TemanJNE Untuk Korban Bencana Sumatera
Tinggalkan Balasan