Bisnis
Mahasiswa UNS ciptakan camilan berbahan biji alpukat lalu daun kelor
admin Agustus 8, 2023 ArticleSolo –
Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menciptakan camilan (snack) dari olahan biji alpukat kemudian daun kelor.
Salah satu anggota tim yang tersebut merupakan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Fakultas Pertanian (FP) yakni Yustitia Hasna’ pada Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan makanan ringan itu memiliki manfaat untuk mengurangi efek menstruasi pada wanita.
"Ide untuk menciptakan komoditas ini lantaran banyak wanita mengalami dysmenorrhea, yaitu nyeri saat menstruasi," katanya.
Ia mengatakan salah satu faktor yang mana digunakan dapat mempengaruhi dysmenorrhea adalah asupan gizi.
"Oleh lantaran itu, kami memutuskan untuk mengembangkan item makanan sehat yang tersebut yang disebut tak ada hanya saja sekali memenuhi kebutuhan gizi tetapi juga dapat membantu mengurangi gejala dysmenorrhea," katanya.
Ia mengatakan salah satu komponen baku yang digunakan digunakan digunakan, yakni biji alpukat mengandung komponen gizi yang tersebut itu baik. Ia merinci biji alpukat mengandung 10,40 persen protein kasar, 5,81 persen lemak kasar, 6,11 persen serat kasar, 0,70 persen kalsium, 0,21 persen fosfor, kemudian mempunyai energi metabolis sebanyak 3.570 kkal/kg.
"Kandungan protein dalam biji alpukat melebihi biji jagung lalu juga menjadikannya alternatif sebagai sumber protein nabati. Selain itu, biji alpukat juga mengandung lignoselulosa yang yang tinggi. Serat dari biji alpukat ini yang dimaksud kemudian dapat diolah menjadi komoditas makanan seperti snackbar," katanya.
Sedangkan untuk daun kelor, dijelaskannya, setiap 100 gram daun kelor mengandung sekitar 25,29 mg zat besi.
"Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan harian zat besi perempuan sesuai dengan nomor kecukupan gizi (AKG) tahun 2019, yaitu 15 mg/hari," katanya.
Selain Yustitia, beberapa mahasiswa lain yang mana juga tergabung dalam tim yakni Ajeng Kristina, Nafisah, lalu Zafira Rahmasari, serta mahasiswa dari Prodi Manajemen Bisnis Sekolah Vokasi (SV) yaitu Chodijah Najwa. Para mahasiswa dibimbing oleh dosen FP UNS Rohula Utami.
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Prospek Usaha Cuci Mobil Hidrolik di Medan dan Estimasi Modal yang Dibutuhkan
- Apa Saja yang Biasanya Dicek Saat Servis Motor?
- Pentingnya Jasa Anti Rayap untuk Menjaga Ketahanan Rumah
- Tips Membeli Vario 160 Bekas agar Tetap Untung dan Nyaman Dipakai
- Tools SEO untuk Konversi Bisnis: Dari Traffic ke Pelanggan Nyata
Tinggalkan Balasan