425 Ribu Konten Judi Online Diblokir Sejak Budi Arie Jadi Menkominfo
admin Agustus 28, 2023 ArticleKementerian Komunikasi kemudian Informatika () menghapus 425 ribu konten kemudian juga memblokir 2.760 rekening terkait judi online sejak 18 Juli 2023 atau sehari setelah pelantikan sebagai Menkominfo.
“Dari 18 juli, hingga 18 Oktober 2023, kami sudah mengeksekusi pemutusan akses 425.506 konten perjudian. 237.096 konten pada antaranya, berasal dari situs, alamat internet protokol (ip address), sebanyak 17.235 konten dari file sharing, lalu 171.175 konten dari media sosial,” jelas Budi, di kantornya, Jumat (20/10).
Ia menyebut Kominfo juga bekerja mirip dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pemblokiran pada rekening terkait judi online.
Budi mengatakan pihaknya sudah pernah meminta-minta OJK untuk memblokir 2.760 rekening sejak 17 Juli 2023 hingga 16 Oktober 2023.
“Kami juga telah lama lama memohonkan agar BI meningkatkan upaya pencegahan aktivitas perjudian online,” tuturnya.
Selain itu, Kominfo juga mengajukan permohonan penyedia layanan internet (ISP) serta operator seluler untuk meningkatkan upaya pemberantasan judi online dengan meyakinkan ketepatan sinkronisasi sistemnya pada database situs yang dimaksud mengandung konten perjudian.
Mereka juga diminta untuk segera menindaklanjuti permintaan pemutusan akses yang mana disampaikan Kominfo.
Beberapa waktu lalu, Kominfo juga memberikan teguran keras pada raksasa teknologi Meta akibat masih ditemukan banyak konten judi online di area area wadah digital tersebut.
Teguran ini mengharuskan Meta untuk segera meningkatkan penanganan konten, juga iklan dengan muatan perjudian online pada jaringan yang digunakan itu dikelolanya dalam 1×24 jam.
“Meta ternyata merespon dengan sangat baik atas teguran yang tersebut digunakan saya layangkan. Berdasarkan laporan yang tersebut yang disebut saya terima, hingga 11 Oktober 2023, Meta telah dilakukan terjadi menindaklanjuti teguran tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Budi mengatakan langkah Meta menunjukkan bagaimana keterlibatan semua pihak dibutuhkan untuk pemberantasan judi online.
“Melalui komitmen tersebut, upaya takedown konten yang dimaksud digunakan kami lakukan dapat saling melengkapi dengan upaya platform, sehingga penanganan judi online dapat berlangsung berjauhan tambahan optimal,” katanya.
You may also like
Pos-pos Terbaru
- Prospek Usaha Cuci Mobil Hidrolik di Medan dan Estimasi Modal yang Dibutuhkan
- Apa Saja yang Biasanya Dicek Saat Servis Motor?
- Pentingnya Jasa Anti Rayap untuk Menjaga Ketahanan Rumah
- Tips Membeli Vario 160 Bekas agar Tetap Untung dan Nyaman Dipakai
- Tools SEO untuk Konversi Bisnis: Dari Traffic ke Pelanggan Nyata
Tinggalkan Balasan